AUDIT
Pengertian Audit
Audit adalah mengevaluasi dan mengumpulkan bukti informasi dengan kriteria tertentu yang telah ditetapkan oleh orang yang kompeten dan independen.
Bukti Informasi terdiri dari :
- Objektif = Laporan Keuangan
- Subjektif = Sistem dan Laporan Lisan
Kriteria tertentu yang dimaksud oleh seluruh Audit yaitu :
- IFRS
- GAAP (General Acceptance Accounting Principle)
- PSAK
Bukti-Bukti Audit
- Kesaksian Lisan
- Komunikasi Tertulis dengan Pihak Luar
- Observasi dengan Auditor
- Data elektronik & Data lain tentang transaksi
- Informasi -
- -
Audit -- memeriksa catatan pendukung - Laporan Audit
- menetapkan kriteria -
- Peraturan /Prosedur -
Tujuan Audit
Untuk mengurangi Resiko (kemungkinan gagal) Informasi
Sebab-sebab resiko Informasi yaitu :
- Jauhnya Informasi
- Bias dan Motif Pihak Penyela
- Data yang sangat banyak
- Transaksi pertukaran yang kompleks
Berikut merupakan cara mengurangi Resiko Informasi yaitu :
- User memverifikasi Informasi
- Pengguna sebagai Informasi dengan manajemen
- Tersedianya laporan keuanganyang telah diaudit
Jasa Audit
Jasa Assurance
Jasa proposional independen yang meningkatkan kualitas informasi bagi para pengambil keputusan. Jasa yang disediakan yaitu Jasa Atesasi yaitu dimana KAP (Kantor Akuntan Publik) mengeluarkan laporan yang reabilitas untuk pihak lain dibagi menjadi 5 kategori yaitu :
- Audit atas Laporan Keuangan
- Atesi mengenai pengendalian internal atas pelaporan keuangan
- Review laporan keuangan
- Jasa Atesasi mengenai teknologi informasi
- Jasa Atesasi lain yang dapat diterapkan pada berbagai permasalahan
Jasa Non Assurance
- Jasa Akuntansi
- Jasa Pajak
- Jasa Konsultasi Manajemen
- Audit Lingkungan
- Penilaian resiko keuangan dan tidak ilegal
Jenis Audit
Audit Operasional
Mengevaluasi dan efisensi dan efektifitas operasional organisasi
Contoh : Audit operasional gaji
Informasi : Jumlah catatan gaji yang diproses perbulan
Kriteria : Standar perusahaan departemen keuangan
Bukti-bukti : Laporan Keuangan, Catatan Gaji, dan Biaya Pemrosesan Gaji
Audit Ketaatan/Kepatuhan
Contoh : Perusahaan memperpanjang pinjaman di bank
Informasi : Catatan Perusahaan
Kriteria : Ketentuan Perjanjian Pinjaman
Bukti : Laporan Keuangan dan Perhitungan Auditor
Audit Laporan Keuangan
Contoh : Audit laporan keuangan BCA
Informasi : Laporan keuangan BCA
Kriteria : GAAP
Bukti : Dokumen, catatan, dan sumber lain dari luar
Jenis-Jenis Auditor
Auditor Internal
Auditor intern bekerja untuk perusahaan yang mereka audit. Laporan audit manajemen umumnya berguna bagi manajemen perusahaan yang diaudit. Oleh karena itu tugas internal auditor biasanya adalah audit manajemen yang termasuk jenis compliance audit.
Auditor Eksternal
Auditor eksternal/ independent
bekerja untuk kantor akuntan publik yang statusnya diluar
struktur perusahaan yang mereka audit. Umumnya auditor ekstern
menghasilkan laporan atas financial audit.
Auditor Pemerintah
Tugas auditor pemerintah adalah
menilai kewajaran informasi keuangan yang disusun oleh
instansi pemerintahan. Disamping itu audit juga dilakukan untuk
menilai efisiensi, efektifitas dan ekonomisasi operasi program dan
penggunaan barang milik pemerintah. Dan sering juga audit atas ketaatan
pada peraturan yang dikeluarkan pemerintah.
Auditing yang dilaksanakan oleh pemerintahan dapat
dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Badan Pemeriksa
Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Auditor Pajak
Auditor pajak bertugas melakukan
pemeriksaan ketaatan wajib pajak yang diaudit terhadap
undangundang perpajakan yang berlaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar